BANGKA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Kabupaten Bangka menunjukkan performa gemilang dengan mencatatkan produksi telur mencapai 23 ribu butir. Capaian luar biasa ini merupakan hasil dari pengelolaan unit usaha peternakan ayam petelur yang dilakukan secara profesional oleh pengurus desa. Oleh karena itu, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa potensi ekonomi pedesaan mampu bersaing di pasar lokal yang lebih luas.
Pihak pemerintah daerah menilai bahwa kemandirian pangan tingkat desa dapat terjaga dengan adanya stok telur yang melimpah. Hasilnya, warga sekitar kini bisa mendapatkan asupan protein hewani dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada sebelumnya.
Pengelolaan Peternakan dan Penyerapan Tenaga Kerja
Pengelola BUMDes menekankan bahwa penggunaan pakan berkualitas dan vitamin rutin menjadi kunci utama kesehatan ribuan ayam petelur mereka. Selain itu, unit usaha ini juga berhasil menyerap tenaga kerja lokal yang berasal dari warga desa setempat. Dengan demikian, perputaran ekonomi di tingkat bawah semakin kuat dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga:Gubernur Babel Pererat Silaturahmi Ramadan
Proses pendistribusian 23 ribu butir telur tersebut kini mulai menjangkau pasar-pasar tradisional hingga toko ritel di pusat kota. Oleh sebab itu, koordinasi dengan dinas pemberdayaan masyarakat terus ditingkatkan guna memperluas jaringan pemasaran produk unggulan desa ini. Langkah strategis ini membuktikan bahwa BUMDes bukan sekadar wadah organisasi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi yang sangat efektif.
“Kami ingin menjadikan desa kami sebagai sentra produksi telur terbesar di wilayah Bangka dalam beberapa tahun ke depan. Sebab, dukungan dari pemerintah daerah sangat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas kandang dan jumlah populasi ayam,” ujar perwakilan BUMDes Bangka.
Harapan bagi Kemandirian Ekonomi Desa
Pada akhirnya, keberhasilan produksi telur dalam jumlah besar ini akan menginspirasi desa-desa lain untuk menggali potensi lokal mereka. Hasilnya, kemandirian ekonomi daerah akan tercipta melalui sinergi yang baik antara pengurus BUMDes, warga, dan pemerintah kabupaten. Pada akhirnya, kesejahteraan yang merata di pelosok desa bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang sedang kita bangun bersama.
Pemerintah Kabupaten Bangka berjanji akan terus memberikan bantuan teknis serta pelatihan manajemen bagi para pengurus BUMDes yang berprestasi. Sebab, inovasi dalam pengelolaan aset desa merupakan modal utama untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan yang semakin kompleks.





